Pengertian dan Cakupan Akuntansi Berkelanjutan

adadosenpajak.com Akuntansi berkelanjutan adalah istilah yang berhubungan dengan kebijakan untuk menyertakan unsur biaya lingkungan dalam penerapan akuntansi perusahaan atau instansi pemerintah. Biaya lingkungan merujuk pada sebuah konsekuensi yang muncul dari aspek keuangan maupun non keuangan. Pengembangan area ilmu ini dikenal dengan akuntansi berkelanjutan atau sustainability accounting. Pembukuan berkelanjutan adalah salah satu disiplin dalam ilmu akuntansi contemporary. Bidang pengetahuan ini mengevaluasi pengaruh bisnis terhadap sosial dan lingkungan. Dalam ranah ilmu akuntansi keberlanjutan, seorang akuntan tidak hanya berpartisipasi dalam mencatat dan membuat keputusan terkait keuangan. Akuntan juga harus berperan dalam memelihara kondisi lingkungan dan sosial. Ketentuan ini diatur dalam Lembaga Standar Akuntansi. Standar Pelaporan Keuangan Internasional (International Financial Reporting Standard/IFRS) sebagai pedoman untuk memastikan pencatatan yang tepat dari akuntan. Proses berkelanjutan memerlukan pembangunan. Struktural dan sistematis yang mendorong transformasi transformateur. Perubahan ini mengubah regulasi dan ketentuan akuntansi yang sudah ada dengan merumuskan aturan dan prosedur baru akuntansi yang baru (Gary, 2021).

Akuntansi berkelanjutan dapat didefinisikan secara luas. sebagai strategi perusahaan yang mengaitkan perusahaan yang memiliki lingkungan ekologi di dalam dan di luar kelompok mereka. Interaksi ekonomi, produksi, dan bisnis tercatat dan terwujud dalam kegiatan perusahaan dalam aspek kinerja finansial, sosial, dan lingkungan (Coville, 2021). Akuntansi berkelanjutan adalah inovasi dalam bidang akuntansi dan output dari proses transformasi organisasi. Ketika sebuah organisasi menghadapi permintaan akan transparansi dari pihak luar yang terus bertambah setiap tahunnya, mereka mengimplementasikan inovasi untuk menciptakan metode baru dalam menyampaikan informasi kepada konstituen/pihak eksternal ini (Belluci & Manetti, 2018) dalam (Aziza & Sukoharsono, 2022).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *